Kecerdasan buatan dilihat dari beberapa sudut pandang, sebagai berikut ;
1. Sudut Pandang Kecerdasan
Kecerdasan buatan mampu membuat mesin menjadi
cerdas (berbuat seperti yang dilakukan manusia)
2. Sudut Pandang
Penelitian
Kecerdasan buatan adalah studi bagaimana membuat
komputer dapat melakukan sesuatu sebaik yang dilakukan manusia
3. Sudut Pandang
Bisnis Kecerdasan buatan adalah kumpulan peralatan yang sangat powerful dan metodologis dalam menyelesaikan masalah bisnis
4. Sudut Pandang Pemrograman
Kecerdasan buatan meliputi studi tentang pemrograman
simbolik, problem solving, dan pencarian (searching)
KECERDASAN BUATAN VS KECERDASAN ALAMI
Kelebihan kecerdasan buatan dibanding dengan kecerdasan
alami adalah sebagai berikut.
Kecerdasan Buatan
|
Kecerdasan Alami
|
Bersifat permanen
|
Cepat mengalami perubahan
|
Lebih mudah diduplikasi dan ditransfer
|
Proses transfer antar manusia membutuhkan proses yang lebih lama
|
Lebih murah
|
Lebih mahal
|
Konsisten
|
Sering berubah (sifat manusia)
|
Dapat didokumentasikan
|
Sulit didokumentasikan
|
Lebih cepat
|
Lebih lambat
|
Teliti
|
Kurang Teliti
|
Sejarah Kecerdasan Buatan
1. Jaman Batu (1943-1956)
·
Awal kerja
JST dan logika
·
Teori Logika
(Alan Newell and Herbert Simon)
·
Kelahiran AI:
Dartmouth workshop ‐ summer 1956
·
John
McCarthy’s memberi nama bidang: artificial intelligence
2. Awal Antusias, Harapan Besar (1952-1969)
·
McCarthy
(1958)
‐
mendefinisikan Lisp
‐
menemukan time‐sharing
‐ Advice
Taker
•
Pembelajaran
tanpa pengetahuan
•
Pemodelan JST
•
Pembelajaran
Evolusioner
•
Samuel’s
checkers player: pembelajaran
•
Metode
resolusi Robinson.
•
Minsky: the
microworlds (e.g. the block’s world).
•
Banyak
demonstrasi kecil ttg perilaku “intelligent”
•
Prediksi
over‐optimistic Simon
3. Masa Gelap (1966-1973)
·
AI tidak
mengalami perkembangan: ledakan perkembangan combinatorial
•
Fakta bahwa
suatu program bisa mendapatkan suatu solusi secara prinsip tidak berarti bahwa
program memuat beberapa mekanisme yang dibutuhkan untuk mendapatkannya secara
praktis.
•
Kegagalan
dari pendekatan terjemahan bahasa alami berbasis pada grammars sederhana dan
kamus kata.
•
Penterjemahan
kembali yang populer English‐>Russian‐>English
•
Penemuan
untuk pemrosesan bahasa natural dihentikan.
•
Kegagalan
perceptron untuk belajar dari fungsi sederhana sebagaimana
disjunctive/eksclusive OR.
•
Penelitian
pada JST dihentikan.
•
Realisasi
dari kesukaran dalam proses learning dan keterbatasan dari metode yang
dieksplorasi
•
Konsep
pembelajaran simbolik (Winston’s influential thesis, 1972)
4. Renaissance (1969-1979)
·
Perubahan
pada paradigma penyelesaian: Dari penyelesaian masalah berbasis “search‐based”
menjadi penyelesaian masalah berbasis pengetahuan.
•
Sistem pakar
pertama
•
Dendral:
menginferensi struktur molecular dari informasi yang disediakan oleh
spektrometer massa.
•
Mycin:
diagnoses blood infections
•
Prospector:
merekomendasikan eksplorasi pengeboran pada lokasi geologi yang menyediakan
suatu deposit mineral molybdenum.
5. Era Industrial (1980-sekarang)
·
Sukses
pertama Sistem Pakar secara komersial.
•
Many AI
companies.
•
Eksplorasi
dari strategi pembelajarqan yang bermacam‐macam (Explanation‐based learning,
Case‐based Reasoning, Genetic algorithms, Neural networks, etc.)
6. Kembalinya neural networks (1986-sekarang)
·
Penggalian
kembali algoritma learning back propagation untuk neural networks yang pertama
dikenalkan dalam tahun 1969 oleh Bryson and Ho.
•
Banyak
aplikasi sukses dari Neural Networks.
•
Kehilangan
respek terhadap sulitnya membangun sistem pakar (macetnya knowledge
acquisition).
7. Kematangan (1987-sekarang)
·
Perubahan
dalam cakupan dan metodologi penelitian bidang Kecerdasan Buatan membangun di
atas teori yang ada, bukan cuma mengusulkan teori baru berbasis klaim pada
theorema dan eksperimen, bukan pada intuisi menunjukkan relevansi ke aplikasi
nyata, bukan pada contoh “mainan”.
8. Agen Kecerdasan (1995-sekarang)
·
Realisasi
yang pada mulanya dipisahkan dalam sub dari kecerdasan buatan (speech
recognition, proble solving and planning, robotics, computer vision, machine
learning, knowledge representation, etc) perlu direorganisasi bilaman
hasil-hasilnya diikat bersama-sama dalam suatu desain agen tunggal.
·
Sumber :
http://mutiaralasahido.blogspot.com
http://techno-pedia.com
Sumber :
http://mutiaralasahido.blogspot.com
http://techno-pedia.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar