Senin, 24 Maret 2014

Komputer dan Dunia Usaha (E-commers) ( rangkuman 7 )

        Hubungan Komputer dan Dunia Usaha sangat erat , membantu dalam berbagai kegiatan, seperti : penawaran, transaksi, pembayaran, pengiriman,dsb. Zaman saat ini website E-commers sangat digandrungi oleh para pelaku usaha penjualan. Para pembeli juga saat ini makin lebih menyukai sistem belanja online. tanpa harus berjalan keluar pembeli dapat membeli produk yang di inginkan. Apapun yang diinginkan hanya dalam satu klik.
Secara umum, E-Commerce didefinisikan sebagai segala  bentuk perdagangan/ perniagaan baik pembelian, penjualan, pertukaran barang  atau jasa (trades of goods and services) dengan mengunakan media elektronik.
Manfaat yang dapat diperoleh dari e-commerce bagi organisasi menurut M. Suyanto (2003) adalah :
1.      Memperluas market place hingga ke pasar nasional dan international.
2.      Menurunkan biaya pembuatan, pemrosesan, pendistribusian, penyimpanan dan pencarian informasi yang menggunakan kertas.
3.      Memungkinkan pengurangan inventory dan overhead dengan menyederhanakan supply chain dan management tipe “pull”.
4.      Mengurangi waktu antara outlay modal dan penerimaan produk dan jasa.
5.      Mendukung upaya-upaya business process reengineering.
6.      Memperkecil biaya telekomunikasi – internet lebih murah dibanding VAN.
7.      Akses informasi lebih cepat
Selain mempunyai manfaat bagi perusahaan, menurut M. Suyanto (2003) e-commerce juga mempunyai manfaat bagi konsumen, yaitu :
1.      Memungkinkan pelanggan untuk berbelanja atau melakukan transaksi lain selama 24 jam sehari sepanjang tahun dari hampir setiap lokasi dengan menggunakan fasilitas Wi-Fi.
2.      Memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan.
3.      Pengiriman menjadi sangat cepat.
4.      Pelanggan bisa menerima informasi yang relevan secara detail dalam hitungan detik, bukan lagi hari atau minggu.
5.      Memberi tempat bagi para pelanggan lain di electronic community dan bertukar pikiran serta pengalaman.
6.      Memudahkan persaingan yang ada pada akhirnya akan menghasilkan diskon secara substansial.
Menurut M. Suyanto (2003) selain manfaat terhadap organisasi, konsumen e-commerce juga mempunyai manfaat bagi masyarakat, antara lain :
1.      Memungkinkan orang untuk bekerja di dalam rumah dan tidak harus keluar rumah untuk berbelanja. Ini berakibat menurunkan arus kepadatan lalu lintas di jalan serta mengurangi polusi udara.
2.      Memungkinkan sejumlah barang dagangan dijual dengan harga lebih rendah.
3.      Memungkinkan orang di negara-negara dunia ketiga dan wilayah pedesaan untuk menikmati aneka produk dan jasa yang akan susah mereka dapatkan tanpa e-commerce.
Ciri & Karakteristik E-Commerce:
•      OTOMATISASI, proses otomatisasi yang menggantikan manual (“enterprise resource planning” concept).
•      INTEGRASI, proses terintegrasi yang akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses (“just in time” concept).
•      PUBLIKASI, memberikan jasa promosi dan komunikasi atas produk dan jasa yang dipasarkan (“electronic cataloging” concept).
•      INTERAKSI, pertukaran data atau informasi antar berbagai pihak yang akan  meminimalkan “human error” (“electronic data interchange/EDI” concept).
•      TRANSAKSI, kesepakatan antara 2 pihak untuk melakukan transaksi yang melibatkan institusi lainnya sebagai pihak yang menangani pembayaran  (“electronic payment” concept).
Arsitektur E-Commerce
Kerangka kerja perencanaan konseptual dimana aplikasi bisnis dan teknologi informasi didesain sebagai arsitektur terpadu dari sistem perusahaan yang mendukung inisiatif bisnis strategis dan proses bisnis lintas fungsi.
Arsitektur dasar dari aplikasi web ini adalah arsitektur clientIserver. Artinya pemrosesan aplikasi ini dijalankan melibatkan kedua sisi yakni sisi mesin server pusat dan sisi clien
Contoh e-commers
Tantangan Dan Hambatan Dalam Penerapan E-Commerce
           Ada beberapa Tantangan Dan Hambatan Dalam Penerapan E-Commerce, yaitu:
1.      Infrastruktur Telekomunikasi
Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan harganya masih relatif lebih mahal. Padahal e-commerce bergantung kepada infrastruktur telekomunikasi.
2.      Delivery Channel
-          Pengiriman barang masih ditakutkan hilang di jalan.
-          Ketepatan waktu dalam pengiriman barang
-          Jangkauan daerah pengiriman barang
3.      Kultur & Kepercayaan
-          Orang Indonesia belum (tidak) terbiasa berbelanja dengan menggunakan catalog
-          Masih harus secara fisik melihat / memegang barang yang dijual
-          Perlu mencari barang-barang yang tidak perlu dilihat secara fisik. Misal: buku, kaset
-          Kepercayaan antara penjual & pembeli masih tipis
-          Kepercayaan kepada pembayaran elektronik masih kurang. Penggunaan kartu kredit masih terhambat
4.      Security
-          Masalah keamanan membuat orang takut untuk melakukan transaksi
-          Persepsi merupakan masalah utama
-          Ketidak mengertian (lack of awareness) merupakan masalah selanjutnya
5.      Munculnya Kejahatan Baru
-          Penggunaan kartu kredit curian / palsu
-          Penipuan melalui SMS, kuis
-          Kurangnya perlindungan kepada konsumen
-          Kurangnya kesadaran (awareness) akan masalah keamanan
6.      Ketidak jelasanya Hukum
-          Masih belum tuntas status dari Digital signature
-          Uang digital / cybermoney
-          Status hukum dari paper-less transaction
-          [de]Regulasi
7.      Efek terhadap kehidupan
-          Kemajuan teknologi komputer dan komunikasi seharusnya meningkatkan tingkat kualitas hidup kita. Tetapi kenyataannya tidak seperti yang diinginkan
-          Bekerja lebih panjang
-          Pekerjaan dibawa pulang: no life, single terus
-          Melebarnya jurang si kaya dan si miskin
Pengenalan E-Business
E-business mengacu pada semua penggunaan kemajuan  teknologi  informasi  (TI), khususnya  teknologi  jaringan  dann komunikasi, untuk  memperbaiki cara-cara  sebuah  organisasi dalam melakukan seluruh proses-proses  bisnis” (Romney/Steinbart).
Defenisi dalam perspektif TI, e-bussiness yaitu praktek  pengoperasian  secara  terintegrasi proses-proses bisnis yang  terlibat  dalam  penciptaan  nilai tambah  dengan memanfaatkan  teknologi  informasi dan komunikasi  (TIK) secara  ekstensif.
E-Business merupakan kegiatan berbisnis di Internet yang tidak saja meliputi pembelian, penjualan dan jasa, tapi juga meliputi pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan bisnis (baik individual maupun instansi).
Fungsi E- Bussiness yaitu untuk mensupport bagian dari marketing, produksi, accounting, finance, dan human resource management. Proses transaksi online memegang peranan yang sangat penting pada e-business.
Untuk membangun e-business yang utama harus kita buat yaitu membenahi terlebih dahulu system pengelolaan sumber daya perusahaan secara terpadu, membuat perencanaan investasi teknologi secara mendetail dan komprehensif, menentukan arah investasi teknologi untuk menjawab kebutuhan jangka panjang, membentuk struktur organisasi yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan, dan melakukan kerjasama kondusif dengan mitra bisnis.
Ada beberapa kiat – kiat dalam e-bussines diantaranya :
-          Membenahi terlebih dahulu sistem pengelolaan sumber daya perusahaan secara terpadu.
-          Membuat perencanaan investasi teknologi secara mendetail dan komprehensif.
-          Menentukan arah investasi teknologi untuk menjawab kebutuhan jangka panjang.
-          Membentuk struktur organisasi yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan.
-          Melakukan kerjasama kondusif dengan berbagai mitra bisnis (vendor, pemasok barang, lembaga keuangan, dan lain sebagainya).
Ada beberapa Metode Pengembangan e-Business :
-          Pertimbangan Komoditi
-          Infrastruktur Pengembangan
-          Perencanaan Basisdata
-          Pengembangan Program Aplikasi
-          Implementasi dan Disseminasi
Aplikasi E-bussiniess:
-          ERP (Enterprise Resource Planning) sistem informasi pendukung e-business, yg menyediakan  berbagai macam kebutuhan  perusahaan seperti supply chain, CRM, marketing,  warehouse, shipping, dan payment, serta mampu  melakukan otomatisasi proses bisnis.
-          CRM (Customer Relationship  management) ¤ sistem kustomisasi real time  yang  memanajemen  kustomer dan melakukan personalisasi produk dan  servis berdasarkan keinginan kustomer.
-          EAI (Enterprise Application Integration) ¤ merupakan  konsep  integrasi  berbagai proses bisnis dengan memperbolehkan mereka saling  bertukar data berbasis message.
-          SCM (Supply Chain Management) ¤ manajemen rantai supply secara otomatis  terkomputerisasi.
Beberapa contoh e-bussiness:
1.      E-Banking:
E-banking didefinisikan sebagai penghantaran otomatis jasa dan produk bank secara langsung kepada nasabah melalui elektronik, saluran komunikasi interaktif. E-Banking meliputi sistem yang memungkinkan nasabah bank, baik individu ataupun bisnis, untuk mengakses rekening, melakukan transaksi bisnis, atau mendapatkan informasi produk dan jasa bank melalui jaringan pribadi atau publik, termasuk internet.
2.      E-Commerce
E-Commerce didefinisikan sebagai segala  bentuk perdagangan/ perniagaan baik pembelian, penjualan, pertukaran barang  atau jasa (trades of goods and services) dengan mengunakan media elektronik.
3.      E-Engineering
E-engineering adalah jawaban untuk globalisasi pertumbuhan manufaktur, sumber daya dan teknik. Dalam dunia yang terus meningkat kecepatan, kompetisi, memperlakukan dan kesempatan, Anda perlu melakukan bisnis Anda lebih baik, lebih cepat dan lebih efisien setiap hari.
4.      E-Learning
E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas.
5.      E-Marketing
E-Marketing adalah sisi pemasaran dari E-Commerce, yang terdiri dari kerja dari perusahaan untuk mengkomunikasikan sesuatu, mempromosikan, dan menjual barang dan jasa melalui internet.
6.      E-Research
E-Research mengacu pada penggunaan teknologi informasi untuk mendukung bentuk-bentuk penelitian yang ada dan penelitian yang baru.
7.      E-Travel
E-Travel adalah solusi total dengan konsep SaaS (Software as a Service) yang komprehensif berbasis web application yang mengadopsi teknologi ERP yang tersusun atas modul –modul yang berfungsi untuk mempermudah dalam perencanaan, pengelolaan, dan mengatur transaksi yang ada didalam perusahaan travel serta dapat digunakan sebagai acuan dalam pengambilan suatu sistem keputusan.
8.      E-Government
E-Goverment adalah pelayanan pemerintah yang berbasis menggunakan elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan public secara efektif dan efesien, E-Government atau pemerintahan berbasis elektronik semakin berperan penting bagi semua pengambil keputusan
Tren kearah E bussiness
Tantangan Pembangunan Sistem Informasi E-Business:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar